Cerita Tentang Wastra Indonesia yang Semakin Diminati di Jepang

Pojokstudy ~

Kamis, 23 Mei 2024 – 06:56 WIB

VIVA Lifestyle – Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya dan tradisi, salah satunya tercermin dalam seni tekstil tradisionalnya. Wastra, yang mencakup berbagai jenis kain tradisional seperti batik, tenun, dan songket, telah menjadi warisan budaya yang tak ternilai.

Baca Juga :

Kawasaki Ninja Hybrid Tiba-tiba Gagal Meluncur Gara-gara Ini

Dalam beberapa tahun terakhir, kain wastra Indonesia semakin mendapatkan perhatian dari pasar internasional, termasuk Jepang. Scroll lebih lanjut ya.
Hal tersebut diungkap oleh Asephi (Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia) DKI Jakarta. Beberapa waktu lalu, mereka mempresentasikan produk dari anggotanya ke Negri Sakura tersebut. Mereka mendatangi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) sebagai salah satu programnya.
Baca Juga :

Indometal Ltd Pastikan Perkuat Mineral Indonesia Supaya Berdaya Saing Global

“Beberapa waktu lalu kita ke Jepang untuk mempresentasikan baju, aksesoris dan kain yang kita bawa, mereka sangat tertarik dengan produk kita,” ujar Tita Koeeshartnto, Wakil BPD DKI Jakarta saat ditemui baru-baru ini.
Baca Juga :

Video Tumpuk di Tengah Viral, Budaya Beresin Piring Sendiri Setelah Makan Kini Jadi Tren Anak Muda

Hal ini pertama kali mereka lakukan. Hanya saja, ada beberapa perubahan yang mesti dilakukan untuk menyesuaikan pasar di Jepang. “Selera mereka itu lebih ke sederhana, lalu kita tukar pendapat untuk mengetahui seperti apa produk yang lebih diminati di Jepang,” ujarnya.Tita juga mengatakan, membawa anggota untuk presentasi ke ITPC negara lain. Namun hal itu juga tergantung dari pemilihan kepengurusan Asephi DKI Jakarta.  “Dari awal sampai pulang ke Indonesia, kemampuan dan dapet linknya baru ke Jepang. Tahun ini entah ke mana, ada lagi tahun ini, tapi kan kita enggak tahu saya terpilih atau tidak,” ujarnya.Seperti diketahui, wastra Indonesia, dengan segala keindahan dan kekayaan budayanya, telah berhasil menarik perhatian dunia, termasuk Jepang. Melalui upaya kolaboratif antara pengrajin, desainer, pemerintah, dan media, kain wastra tidak hanya menjadi produk tekstil tetapi juga duta budaya yang memperkenalkan Indonesia ke panggung internasional.   

Halaman Selanjutnya
Source : ist