Ini Pemain Madura United yang Diwaspadai Pelatih Persib Bandung

Pojokstudy ~

Kamis, 23 Mei 2024 – 03:06 WIB

Bandung –  Persib Bandung akan berhadapan dengan Madura United di final leg pertama championship series Liga 1. Duel kedua tim digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 26 Mei 2024.

Baca Juga :

Jelang Bentrok di Final Championship Series Liga 1 2023-2024, Bojan Hodak Puji Madura United

Pertandingan ini dipastikan bakal berlangsung sengit dan menarik. Sebab, Persib dan Madura sama-sama dalam motivasi tinggi untuk merengkuh gelar juara Liga 1.
Skuad Maung Bandung sebelumnya berhasil menundukkan Bali United dengan agregat 4-1 dilaga semifinal championship series. Sedangkan, Madura mengalahkan Borneo FC Samarinda dengan skor 4-2.
Baca Juga :

5 Tahun Berkostum Persib Bandung, Nick Kuipers Ingin Akhiri Penantian Juara Liga 1

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menaruh kewaspadaan terhadap kreativitas lini tengah Madura yang dikomandoi Hugo ‘Jaja’ Gomes. Selain itu, Bojan juga waspada sosok Malik Risaldi.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak

Baca Juga :

Jelang Final Liga 1, Persib Bandung Waspadai Kekuatan Madura United

Malik Risaldi tengah on fire dalam beberapa pertandingan terakhir. Winger Madura United ini bahkan menjadi aktor kemenangan Laskar Sapeh Kerrab atas Borneo FC dengan dua golnya.”Tentu saja, dan bukan hanya mereka (gelandang tengah) yang berbahaya. Saat ini Malik (Risaldi) belum berhenti mencetak gol dan mereka juga mempunyai striker yang bagus,” ungkap Bojan.Pelatih asal Kroasia ini juga melihat Madura memiliki daya juang tinggi. Artinya, kekuatan Madura tidak hanya bertumpu pada satu atau dua pemain saja.”Mereka juga dihuni pemain yang bertipe pekerja keras, jadi bukan hanya satu pemain tapi mereka secara tim (yang diwaspadai). Jika ada satu pemain yang fokus untuk dicegah, maka pemain lainnya akan bebas,” terangnya.”Tapi mereka juga tentu harus memikirkan kami, kami memiliki Ciro, Stefano, David, sekarang Febri sedang dalam performa bagus, ada juga Marc,” lanjut Bojan.

Halaman Selanjutnya
Pelatih asal Kroasia ini juga melihat Madura memiliki daya juang tinggi. Artinya, kekuatan Madura tidak hanya bertumpu pada satu atau dua pemain saja.