Iran Akan Mengadakan Pemilu untuk Memilih Presiden Baru Pada Akhir Juni

Pojokstudy ~

Rabu, 22 Mei 2024 – 05:47 WIB

VIVA – Iran akan mengadakan pemilihan presiden pada 28 Juni setelah kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Ebrahim Raisi serta Menteri Luar Negeri, Hossein Amirabdollahian hingga pejabat tinggi lainnya pada hari Minggu.

Baca Juga :

Top News: Helikopter Lawas Presiden Iran, DPR Cecar Nadiem soal Dana Pendidikan

Menurut kantor berita pemerintah Irna, pengumuman tanggal pemilihan presiden ke-14 negara itu terjadi setelah pertemuan antara pimpinan otoritas yudikatif, eksekutif dan legislatif.
Melansir Daily Sabah, Selasa, 21 Mei 2024, menurut laporan yang sama, pendaftaran kandidat akan dimulai pada 30 Mei 2024 dan kampanye akan berlangsung pada tanggal 12-27 Juni 2024.
Baca Juga :

Deretan Catatan Kelam Kecelakaan Pesawat Iran, Terparah Menewaskan 290 Orang

Presiden Iran Ebrahim Raisi

Sebagai informasi, prosesi pemakanan presiden Iran Ebrahim Raisi yang meninggal dalam kecelakaan helikopter di mulai hari ini. Rangkaian prosesi akan digelar selama beberapa hari di beberapa kota di Iran hingga akhirnya Raisi dimakamkan di Mashhad yakni kampung halamannya.
Baca Juga :

Dikawal 4 Jet Tempur Sukhoi Flanker, Vladimir Putin Datangi Pemakaman Presiden Iran

Kematian presiden Iran bersama para pejabat tinggi lainnya, termasuk menteri luar negeri (menlu) membuat Taheran menghadapi masa depan yang tidak pasti seiring meningkatnya ketegangan regional dan ketidakpuasan di dalam negeri.Selama masa berkabung, pemerintah telah mengatur prosesi selama lima hari yang diberlakukan secara rasional, yang berpuncak pada pemakaman Raisi yang meninggal di usia 63 tahun dan pernah dipandang sebagai calon penerus pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.Selain itu, jenazah para korban termasuk mendiang Raisi akan dipindahkan ke kota suci Syiah Qom, yang menjadi tempat banyak ulama anggota elite teokratis Iran dilatih. Selanjutnya, jenazah para korban akan di bawa ke ibu kota Taheran.

Tim evakuasi helikopter jatuh yang ditumpangi Presiden Iran Ebrahim Raisi

Photo :

Azin Haghighi, Moj News Agency via AP

Seremoni besar-besaran akan digelar di Masjid Agung Mosallah di Taheran pada Rabu, 22 Mei 2024. Mansouri mengumumkan hari libur nasional dan penutupan kantor di seluruh Iran sepanjang hari itu agar prosesi pemakanan bisa berlangsung.Kemudian, jenazah Raisi akan dipindahkan ke tempat suci Mausoleum Imam Reza yang bersejarah di Mashhad Seremoni pemakanan dan penguburan Raisi akan digelar pada Kamis, 23 Mei 2024 mendatang di kota tersebut dan Khamenei yang akan memimpin salat jenazahnya.

Halaman Selanjutnya
Selama masa berkabung, pemerintah telah mengatur prosesi selama lima hari yang diberlakukan secara rasional, yang berpuncak pada pemakaman Raisi yang meninggal di usia 63 tahun dan pernah dipandang sebagai calon penerus pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.