Jemaah Haji Wajib Paham, Ini yang Harus Dilakukan Sebelum Miqat di Bir Ali

Pojokstudy ~

Senin, 20 Mei 2024 – 01:01 WIB

VIVA Lifestyle – Jemaah haji Indonesia yang berada di Madinah Al-Munawwarah secara bertahap akan diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah. Pada hari pertama pemberangkatan, ada delapan kloter (kelompok terbang) dengan 3.400 jemaah yang akan meninggalkan Madinah.

Baca Juga :

Nabung 25 Tahun dari Bertani Kopi, Kakek 90 Tahun Gapai Impian Naik Haji ke Tanah Suci

Sebelumnya, mereka akan mengambil miqat umrah wajib di Masjid Dzilhulaifah atau Bir Ali. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.
“Sektor Bir Ali sudah melakukan persiapan pendorongan besok, 20 Mei 2024. Kami sudah turun ke lapangan dan melakukan mitigasi,” ungkap Kepala Sektor Bir Ali, Daerah Kerja Madinah, Aziz Hegemor di Madinah, Minggu 19 Mei 2024, seperti yang dilansir laman Kemenag.
Baca Juga :

PPIU dan Jemaah Umrah Diingatkan tentang Risiko Overstay di Arab Saudi

Jemaah haji mengambil miqot di Bir Ali, Madinah

Photo :

Lutfi Dwi Puji Astuti/MCH 2023

Aziz menjelaskan ada lima titik lokasi penempatan petugas yang akan melayani jemaah saat miqat di Bir Ali.
Baca Juga :

2 Jemaah Haji Ditangkap Polisi Usai Gelar Tahlilan di Pelataran Masjid Nabawi

Kelima titik itu adalah pintu depan, bagian tengah dan belakang, di samping dan di dalam masjid.ujar“Di Masjid Bir Ali, jemaah haji hanya melakukan salat sunah umrah dan berniat untuk umrah wajib,” sebutnya.Aziz meminta ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu untuk mengingatkan jemaahnya agar sudah siap dengan pakaian ihram sejak dari hotel di Madinah.

Jemaah haji mengambil miqot di Bir Ali, Madinah

Photo :

Lutfi Dwi Puji Astuti/MCH 2023

Jemaah haji laki-laki agar diingatkan untuk tidak menggunakan pakaian berjahit sejak dari hotel.”Sektor Bir Ali mengimbau kepada semua kloter agar jemaah sudah siap pakai baju ihram, laki-laki meninggalkan celana dalam dan sudah berwudu dari hotel, mengingat jemaah haji hanya singgah selama 15 menit di Bir Ali, untuk melakukan salat sunah umrah, lalu berniat untuk umrah wajib,” jelas Aziz.Setibanya di Bir Ali, petugas akan mengarahkan jemaah turun dan masuk masjid dan melakukan salat.“Kecuali jemaah yang mau ke toilet, nanti ada tim yang mengarahkan,” ucap Aziz.

Jemaah haji mengambil miqot di Bir Ali, Madinah

Photo :

Lutfi Dwi Puji Astuti/MCH 2023

Khusus jemaah lansia dan jemaah yang sakit, tidak akan turun dari bus. Salat sunah dan berniat umrah dilakukan di dalam bus.”Jemaah yang sakit dan lansia tidak kami izinkan turun, di bus saja melaksanakan salat sunah dan niatnya,” imbuh Aziz.Hal ini dilakukan, semata untuk menjaga kesehatan jemaah haji lansia menuju puncak haji.”Lansia tidak turun dari bus. Itu bukan bermaksud melarang atau membatasi, tapi lebih untuk menjaga kesehatan lansia dan jemaah yang sakit untuk puncak haji,” tutur Petugas Sektor Bir Ali, Fariq Nur Rokhim.

Halaman Selanjutnya
Aziz meminta ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu untuk mengingatkan jemaahnya agar sudah siap dengan pakaian ihram sejak dari hotel di Madinah.