Siswi SMP Jadi Korban Perundungan, Sekolah Angkat Bicara

Pojokstudy ~

Sabtu, 18 Mei 2024 – 02:26 WIB

Depok – Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bogor menjadi korban perundungan. Informasi yang beredar korban adalah K siswi kelas VII SMP Al Basyariah, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Terduga pelaku adalah siswi SMP Wira Buana, Bojonggede.

Baca Juga :

Viral Bocah 10 Tahun di India Bunuh Diri Gegara Diintimidasi Tanpa Henti di Sekolah

Pihak pengurus Yayasan Wira Buana, Ahmd Ruli Irawan membenarkan siswinya terlibat dalam perundungan tersebut. Saat ini, kata dia, kasus sudah dilakukan proses di kepolisian.
“Sudah diselesaikan pihak kepolisian dan antar sekolah serta RT RW di sekitar lokasi. Sudah sempat memediasi antara sekolah A dengan sekolah B. Siswa kita dua (orang), A dan W. Kelas VII,” katanya pada Jumat, 17 Mei 2024.
Baca Juga :

Ria Ricis Kasih Bantuan ke Sekolah SLB: Karena Aku Suka Anak-anak Kecil

Tangkapan layar siswi korban perundungan

Photo :

VIVA.co.id/Rinna Purnama (Depok)

Kedua korban sebenarnya saling kenal. Keduanya teman main namun beda sekolah. Diduga, terjadi perselisihan hingga akhirnya berujung perundungan.
Baca Juga :

Dirundung Karena Kasusnya Viral, Gideon Simanjuntak dan Amanda Zevannya ke Komnas Perempuan

“Anak itu sebenarnya teman, chatingan,” ujarnya.Terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Al Basyariah, Uus Saharoh mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis, 16 Mei 2024 pukul 16.00 WIB. Terdapat tiga siswi SMP Al Basyariah yang terlibat, namun yang menjadi korban hanya satu siswi yaitu K.“Kemarin tepatnya jam 4 sore di Bulak Jagal ada kejadian yang melibatkan siswa kita. Siswi Al Basyariah menjadi korban. Ada 3 siswi (yang terlibat), yang menjadi korban K, kelas VII-2. KN yang mengekspos kejadian, dan satu siswi lagi ER yang merupakan siswi pindahan baru tiga bulan,” katanya.Saat ini, korban dalam kondisi sehat namun tetap diperlukan pendampingan. Korban sudah dipanggil pihak sekolah untuk diminta keterangan mengenai duduk persoalan kasus tersebut.“Korban ada di sekolah, fisiknya sehat. Psikis perlu penanganan,” ujarnya.Soal kronologi kejadian, pihak sekolah enggan berkomentar. Uus mengatakan kasusnya sudah ditangani pihak kepolisian.“Dari pihak orang tua lapor Polres, sudah ada laporan. Karena orang tua sudah bertindak langsung, jadi sekolah hanya memfasilitasi saja,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya
“Kemarin tepatnya jam 4 sore di Bulak Jagal ada kejadian yang melibatkan siswa kita. Siswi Al Basyariah menjadi korban. Ada 3 siswi (yang terlibat), yang menjadi korban K, kelas VII-2. KN yang mengekspos kejadian, dan satu siswi lagi ER yang merupakan siswi pindahan baru tiga bulan,” katanya.