Jakarta Audio Video Music Expo (JAVME) 2024 Akan Hadir di Kemayoran, Catat Tanggalnya!

Pojokstudy ~

Rabu, 8 Mei 2024 – 01:46 WIB

Jakarta – Jakarta Audio Video Music Expo (JAVME) 2024, untuk pertama kalinya akan di gelar pada 27-30 November 2024 di Hall B3, JIExpo Kemayoran Jakarta.

Baca Juga :

GIIAS 2024 Bakal Tampil Berbeda Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Pameran ini di gagas untuk menjadi platform B2B internasional terlengkap di Indonesia untuk sektor industri audio, video, musik, dan pencahayaan panggung yang menjadi cikal bakal titik temu tahunan produsen, distributor, penyedia layanan, profesional industri audio visual serta musik di Indonesia.
Direktur musik, film dan animasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Mohamad Amin menyatakan bahwa industri audio visual dan musik memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam industri pariwisata dan hiburan.
Baca Juga :

TOZO Memperkenalkan Deretan Produk Inovatif Terbaru: TOZO Open Buds Sebagai Flagship

“Ketika kita bicara industri audio, video, musik, saya teringat betapa besarnya efek konser musik pada getaran ekonomi. Kita bisa lihat contohnya dari konser-konser selama tahun 2024, yang bisa memberikan lonjakan pemesanan hotel, pariwisata, dan penjualan lokal,“ ucap Amin, pada konferensi pers di Jakarta, Selasa, 7 Mei 2024.
Baca Juga :

Merasakan Sensasi Suara ‘Lebih Hidup’ di Google TV

“Saya berharap, pameran ini adalah salah satu bagian untuk membentuk industri-industri kita, terutama untuk memajukan industri konser yang efeknya luar biasa berharap terhadap ekonomi,” sambungnya.Perkembangan pesat sektor industri audio, video, musik, dan pencahayaan panggung di Indonesia sendiri telah menjadi tulang punggung perkembangan beberapa sektor industri seperti industri hiburan, teknologi audio video untuk tempat ibadah, dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).Hal ini, akan memberikan efek domino ke berbagai sektor lainnya. Sebagai contoh, industri hiburan Indonesia pada pertengahan 2023 menghasilkan pendapatan mencapai 640 miliar rupiah dari pajak acara-acara hiburan seperti festival musik. Industri MICE diprediksikan akan mengalami peningkatan hingga 20% pada tahun 2024.

Jakarta Audio Video Music Expo (JAVME) 2024

Kehadiran pasar internasional di Indonesia melalui berbagai kegiatan, pertandingan olahraga, konser musik berskala nasional dan internasional pada tahun 2023 menghasilkan pergerakan ekonomi lebih dari 170 triliun rupiah. Perkembangan ini mendorong kebutuhan akan platform tahunan seperti Jakarta Audio Video Music Expo (JAVME) untuk bertukar pengetahuan mengenai perkembangan teknologi terbaru.Ditempat yang sama, Hendry Kaihatu selaku Ketua Umum APAVMI (Asosiasi Penggiat Peralatan Audio Video Musik Indonesia) pun menyatakan dukungannya atas diselenggarakannya pameran berskala internasional ini.“Digelarnya acara JAVME untuk pertama kalinya ini tentu demi perkembangan industri audio visual dan musik Indonesia yang lebih berkualitas, dan sekaligus mendorong pertumbuhan komunitas pecinta musik dan audio visual serta mempromosikan produk audio visual berkualitas untuk para penggiat di Indonesia,” ucap Hendry.”Tentunya ini sejalan dengan situasi industri kreatif, terutama di bidang musik dan audio visual Indonesia yang semakin maju dari tahun ke tahun. Kita bisa melihat hal tersebut dari kesiapan Indonesia sebagai negara pemenang ASEAN Tourism Awards 2024 pada kategori ASEAN MICE Venue,” sambungnya.JAVME 2024 diproyeksikan akan dihadiri oleh 20 ribu pengunjung selama 4 hari penyelenggaraan. Acara ini akan dimeriahkan dengan berbagai demonstrasi produk, lokakarya, preview eksklusif dan perilisan produk, seminar tentang tren industri, dan forum business matching yang sesuai dengan kebutuhan buyer. Selain itu, kegiatan pameran ini menyediakan collaboration zone untuk berdiskusi dengan berbagai asosiasi dan komunitas.

Halaman Selanjutnya
Perkembangan pesat sektor industri audio, video, musik, dan pencahayaan panggung di Indonesia sendiri telah menjadi tulang punggung perkembangan beberapa sektor industri seperti industri hiburan, teknologi audio video untuk tempat ibadah, dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).