Viral, Detik-detik Imam Masjid Agung Takalar Meninggal Dunia saat Salat Subuh

Pojokstudy ~

Senin, 6 Mei 2024 – 17:30 WIB

Takalar – Dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone, Mujahid meninggal dunia saat menjadi imam salat subuh berjamaah di Masjid Agung Takalar, Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Minggu, 5 Mei 2024.

Baca Juga :

Menhub Budi Karya Prihatin Adanya Kasus Penganiayaan Taruna STIP Hingga Meninggal Dunia

Detik-detik Mujahid menghembuskan napas terakhir viral di media sosial dalam bentuk rekaman video.
Dalam video yang beredar mulanya terlihat Mujahid sangat tegap saat menjadi imam. Para jemaah yang ada di belakangnya pun tampak khusyuk mendengarkan bacaan ayat Alquran yang dilantunkan.
Baca Juga :

Pelatih yang Bawa Timnas Argentina Juara Piala Dunia Meninggal

Tak lama Mujahid yang juga merupakan Dewan Hakim pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-33 Sulsel itu melakukan gerakan rukuk diikuti para jemaah.
Baca Juga :

Pemilik Avanza Ini Gak Bisa Macam-macam Sama Istrinya

Namun, saat hendak berdiri dari rukuk atau posisi i’tidal, tiba-tiba tubuh tegap Mujahid seketika ambruk ke belakang hingga kepalanya sedikit terbentur ke lantai.Para jemaah yang menyaksikan kejadian itu sontak membantu Mujahid.Pengurus Masjid Agung Takalar, Badru mengatakan melihat langsung kejadian tersebut. Dia yang saat itu ada di shaf pertama langsung mengambil alih posisi imam untuk melanjutkan salat.Menurut Badru, selepas melaksanakan salat subuh berjamaah almarhum seharusnya mengisi ceramah. Namun, takdir berkata lain.“Usai shalat subuh kami pun langsung membawa beliau ke RS Padjonga Takalar untuk mendapatkan penanganan medis, akan tetapi napas beliau diduga sudah tak ada (meninggal dunia),” kata Badru kepada wartawan Senin 6 Mei 2024.Sementara itu, Sekretaris Tanfidziyah PCNU Bone, Firman Ahmad mengatakan jenazah almarhum dikebumikan di Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.“Almarhum dikebumikan ba’da salat Ashar di Perkuburan Talumae Bukaka,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Pengurus Masjid Agung Takalar, Badru mengatakan melihat langsung kejadian tersebut. Dia yang saat itu ada di shaf pertama langsung mengambil alih posisi imam untuk melanjutkan salat.