Tim Gabungan TNI dan Polri Lakukan Penyisiran OPM di Intan Jaya Papua

Pojokstudy ~

Sabtu, 4 Mei 2024 – 06:46 WIB

Timika – Satuan tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2024 melakukan penyisiran terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Homeyo Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga :

Aparat Gabungan TNI-Polri Rebut Wilayah Homeyo Intan Jaya Papua dari OPM

Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya di Timika, Jumat, 3 Mei 2024, mengatakan bahwa aparat keamanan barang gabungan TNI-Polri melakukan respons tegas terhadap kekejaman OPM di Distrik Homeyo, pada Jumat, 3 Mei 2024.
“OPM telah mengancam keamanan di wilayah Kabupaten Intan Jaya selama tiga hari berturut-turut,” katanya.
Baca Juga :

AKBP Syukur: Situasi Paniai Kondusif Usai Ada Serangan dari OPM

VIVA Militer: Kelompok Separatis Teroris (KST) Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Photo :

West Papuan Human Rights Defender News

Menurut Faizal, kekejaman OPM ini dimulai dengan serangan terhadap Polsek Homeyo pada 30 April 2024, yang menewaskan seorang warga sipil bernama Alexander Parapak.
Baca Juga :

Relawan Prabowo G-Nesia Banjir Dukungan Usai Pilpres, Diah Warih: Alhamdulillah

“Aksi kekejaman OPM ini juga dilanjutkan dengan membakar bangunan Sekolah SD Inpres Pogapa pada 1 Mei 2024,” ujarnya.Dia menjelaskan tidak hanya di situ, OPM juga berupaya melakukan penyerangan terhadap Koramil 1705-05/Homeyo pada 2 Mei 2024.”Aksi serangan OPM tersebut telah menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya,” katanya lagi.

VIVA Militer: Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Dia menambahkan pasukan Brimob dari Satgas Blukar dan Kopassus dari Satgas Nanggala telah diterjunkan pada Jumat untuk melakukan penyisiran terhadap OPM yang telah menganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.”Jadi keduanya merupakan bagian dari Operasi Damai Cartenz 2024, guna menindak tegas OPM yang terus meresahkan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya,” ujarnya lagi. (ant)

Halaman Selanjutnya
Dia menjelaskan tidak hanya di situ, OPM juga berupaya melakukan penyerangan terhadap Koramil 1705-05/Homeyo pada 2 Mei 2024.