Makam Sunan Kalijaga Terendam Banjir, Peziarah Tetap Berdatangan: Berdoa Air Cepat Surut

Pojokstudy ~

Kamis, 21 Maret 2024 – 11:51 WIB

Demak – Banjir di Demak menggenangi situs cagar budaya kompleks makam Sunan Kalijaga. Banjir di area makam menggenang setinggi kurang lebih 20 sampai 40 cm sejak Selasa, 19 Maret 2024.

Baca Juga :

Penyebab Hilangnya Selat Muria yang Pisahkan Kudus dan Jepara dari Pulau Jawa

Dilihat melalui unggahan akun Instagram ini, cungkup makam Sunan Kalijaga terendam air banjir hingga setinggi 30 cm. Sejumlah kuburan yang berada di sekitar area cungkup juga terendam air.

X

Makam Sunan Kalijaga Demak

Baca Juga :

4 Warga Masih Hilang, Pencarian Korban Banjir di Sumatera Barat Diperpanjang

Sebagai informasi, kendati terdampak banjir yang telah berlangsung sejak Rabu, 13 Maret malam, makam masih dibuka untuk peziarah. Hanya saja seluruh pedagang di area makam memilih untuk menutup lapak mereka.Kondisi ini terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Kabupaten Demak, sehingga menyebabkan  beberapa tanggul jebol dan merendam ribuan rumah. Kondisi tersebut pun memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Baca Juga :

Terungkap Keterkaitan Selat Muria dan Banjir Parah di Demak, Sejarah Bilang Begini

Salah satu peziarah, Ali mengatakan, dirinya rutin berziarah ke makam Sunan Kalijaga, meskipun kondisi banjir ia mengaku tetap nyaman berdoa.“Tadi pagi juga nengok dari sosial media bahwa di sini banjir, maka kemari (mengecek),” kata Ali kepada wartawan, Selasa 19 Maret 2024.Dia mengimbau kepada peziarah yang hendak ke lokasi makam untuk berhati-hati lantaran kondisi lantai licin. Dalam ziarahnya kali ini, Ali berdoa agar banjir yang merendam Demak dan sekitarnya agar cepat surut.“Kita ziarah ke Mbah Sunan Kalijaga, istilahnya kita juga mendoakan beliau, kita sama-sama mendoakan warga Demak juga. Semoga selesai semua masalah-masalahnya, sama banjir ini diangkat sama Allah,” pungkasnya.

Makam Sunan Kalijaga Demak

Halaman Selanjutnya
“Tadi pagi juga nengok dari sosial media bahwa di sini banjir, maka kemari (mengecek),” kata Ali kepada wartawan, Selasa 19 Maret 2024.